Category Archives: Konstruksi

Wajib Tahu! Ini Dia Tips Memilih Material Bangunan Ekonomis

Tips Memilih Material Bangunan Ekonomis

Membangun rumah tentu akan membutuhkan biaya yang besar. Untuk itu sebelum melakukan pembangunan, ada baiknya jika Anda memperhitungkan anggaran yang akan dikeluarkan secara lebih cermat. Maka dengan begitu Anda bisa sedikit berhemat dan tetap bisa membangun rumah impian dengan baik. Salah satu cara untuk menghemat biaya pembangunan adalah menggunakan kusen aluminium. Selain memiliki harga yang terjangkau, bahan aluminium bisa tahan terhadap cuaca sehingga tidak mudah rusak.

Tips Memilih Material Bangunan yang Ekonomis untuk Rumah

Tips Memilih Material Bangunan Ekonomis

Perencanaan yang baik dan cermat menjadi kunci utama dalam pembangunan rumah dengan biaya ekonomis. Bagi Anda yang belum berpengalaman melakukan hal tersebut tentu akan bingung, untuk itu berikut akan direkomendasikan beberapa tips memilih material rumah yang ekonomis.

1. Pilih bahan yang memiliki daya tahan bagus

Agar bisa mendapatkan material yang ekonomis, Anda harus memilih jenis bahan bangunan yang memiliki daya tahan terbaik. Dengan begitu material rumah bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang.

2. Perhatikan nilai estetikanya

Meskipun mencari bahan yang ekonomis, namun Anda tidak boleh melupakan unsur estetikanya. Usahakan untuk memilih material rumah yang ekonomis namun memiliki nilai estetika. Dengan begitu Anda bisa menampilkan desain rumah yang unik dan menarik meskipun mengeluarkan budget yang ekonomis.

3. Pilih pemasok yang memberikan harga terjangkau

Saat ini tentu banyak sekali pemasok material bangunan yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk itu pastikan Anda survei mengenai harga terlebih dahulu sebelum memilih pemasok. Pastikan Anda telah mengetahui dengan baik apa saja jenis layanan yang diberikan dan bagaimana kondisi material yang dijual. Dengan begitu Anda bisa lebih mudah untuk mendapatkan material unggulan dengan harga terjangkau.

Berbagai Bahan Bangunan yang Ekonomis

Setelah mengetahui tips memilih material rumah yang ekonomi, tentu Anda juga harus mengetahui kira-kira contoh bahan material apa saja yang memiliki harga terjangkau. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan referensi yang lebih baik guna menghemat biaya. Berikut informasinya.

1. Kayu

Kayu merupakan material bangunan yang serbaguna dan bisa diaplikasikan dengan mudah. Material kayu memiliki berbagai ukuran, pola dan juga tekstur yang beragam sehingga menunjang desain rumah agar terlihat lebih indah.

2. Tanah liat

Bahan material tanah liat mampu menciptakan suasana rumah yang lebih segar dan bersih. Dengan begitu Anda bisa menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman dan tahan lama.

3. Batu bata

Batu bata merupakan bahan yang sangat populer karena mudah diaplikasikan dan memiliki nilai estetika yang bagus. Selain itu, batu bata memiliki daya tahan yang bagus terhadap segala cuaca.

4. Plat baja

Material ini memiliki harga yang murah dan tidak mudah usang sehingga bisa tetap kokoh meski telah digunakan untuk waktu yang lama.

Beberapa tips di atas akan membantu Anda untuk memilih material rumah yang ekonomis. Banyak sekali material bangunan yang bisa dipadukan dengan kusen aluminium agar menghasilkan tampilan rumah yang lebih menarik. Dengan begitu Anda bisa menciptakan hunian yang kokoh dan juga nyaman untuk seluruh penghuni meskipun dengan biaya yang cukup ekonomis.

Harus Kamu Tahu, Ternyata Inilah Perbedaan Antara GRC dengan Gypsum

Inilah Perbedaan Antara GRC dengan Gypsum

Dalam dunia kontruksi dan interior pasti kita sudah tidak asing lagi dengan glassfibre reinforced cement atau yang disebut dengan GRC dan juga Gypsum. Kedua material tersebut biasanya sering digunakan sebagai partisi dinding dan juga atap plafon suatu hunian. Sekilas dari tampilan serta fungsinya, mungkin banyak orang akan berasumsi bahwa glassfibre reinforced cement dan gypsum merupakan material yang sama persis. Namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan terutama dari pembuatan bahannya.

Glassfibre reinforced cement merupakan material yang terbuat dari papan semen fiber glass yang sangat kuat, sedangkan gypsum terbuat dari campuran semen dan juga serat. Dari perbedaan bahannya, tentu kita bisa membedakan keduanya dengan begitu signifikakan. Meskipun berbeda, keduanya tetap memiliki kekurangan serta kelebihan masing-masing yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan. Nah, untuk lebih jelasnya ini dia perbedaan antara glassfibre reinforced cement dengan gypsum.

4 Perbedaan GRC dengan Gypsum

1. Glassfibre Reinforced Cement Memiliki Struktur yang Sangat Kuat, Gypsum Mudah Rapuh dan Rusak

Terbuat dari bahan fiber glass berkualitas GRC memiliki kekuatan lebih maksimal daripada gypsum. Jika terjadi benturan atau adanya tekanan, gypsum biasanya akan langsung retak dan mengalami jebol. Bagi Anda yang memiliki bangunan bertingkat, maka sangat tidak disarankan untuk menggunakan gypsum sebagai plafon ataupun partisi dinding. Tak jarang banyak bangunan bertingkat diperkotaan lebih memilih glassfibre reinforced cement daripada gypsum sebagai plafonnya.

2. Instalasi Glassfibre Reinforced Cement Membutuhkan Proses yang Lama Sedangkan Gypsum Lebih Mudah

Inilah Perbedaan Antara GRC dengan Gypsum

Meskipun gypsum lebih rapuh, namun dalam proses pemasangannya gypsum dinilai lebih mudah dan praktis. Berbeda dengan glassfibre reinforced cement yang membutuhkan ketepatan dan ketelitian ekstra sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini terjadi karena glassfibre reinforced cement tidak bisa sembarang diletakan pada semua jenis kerangka. Pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya bisa memuaskan dan terhindar dari kerusakan.

3. Glassfibre Reinforced Cement Dibanderol dengan Harga Lebih Mahal Daripada Gypsum

Perbedaan selanjutnya terletak pada harga, seperti yang kita tahu harga selalu menjadi pertimbangan utama bagi seseorang dalam memilih material bangunan. Perbedaan harga antara glassfibre reinforced cement dengan gypsum cukup berbeda, di mana harga jual partisi GRC biasanya dibanderol lebih mahal dari gypsum karena dinilai memiliki kualitas yang lebih optimal. Meskipun demikian, hal ini tidak menjadikan gypsum merupakan partisi yang buruk karena bagi sebagaian orang yang memiliki bugdet minim, adanya gypsum benar-benar sangat menguntungkan.

4. Glassfibre Reinforced Cement Lebih Tahan Terhadap Air Sedangkan Gypsum Tidak Tahan Air

Sangat wajar jika harga jual partisi GRC dibanderol lebih mahal dari gypsum. Pasalnya glassfibre reinforced cement memiliki suatu keunggulan yang tidak dimiliki oleh gypsum. Keunggulannya yaitu memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap air. Saat musim hujan tiba, kita pasti sering melihat plafon gypsum terjadi bocor akibat rembesan air yang masuk ke dalam rumah. Jika dibiarkan, semakin lama gypsum akan berjamur dan lapuk hingga menyebabkan terjadinya jebol ataupun roboh.

Berbeda dengan bahan glassfibre reinforced cement, tekstur dan strukturnya yang kuat ternyata memiliki kemampuan anti air yang cukup baik sehingga tidak perlu khawatir akan terkena rembesan air terutama saat musim hujan tiba.