Category Archives: Dekorasi

Yuk Simak Apa Saja Perbedaan Glassboard dan Whiteboard Secara Lebih Lengkap di Sini

Perbedaan Glassboard dan Whiteboard

Selama ini mungkin kita banyak mengenal whiteboard yang biasa digunakan untuk menjelaskan materi di dalam kelas maupun di tempat-tempat lainnya. Seiring berjalannya waktu, rupanya hadir papan tulis jenis lain yang biasa disebut sebagai glassboard.

Kehadiran papan tulis yang satu ini mungkin membuat banyak orang bingung terkait perbedaannya dengan whiteboard. Sebenarnya ada beberapa perbedaan yang hadir di antara keduanya. Perbedaan lebih lanjut akan dijelaskan di bawah ini.

Perbedaan Glassboard dan Whiteboard

Papan tulis berkembang sedemikian rupa. Hingga saat ini mungkin sebagian dari kita sudah mengenal blackboard dan whiteboard. Saat ini pembaharuan datang kembali dengan hadirnya papan kaca atau yang dikenal dengan glassboard.

Penggunaan papan kaca ini memang sudah mulai banyak ditemukan di berbagai tempat. Akan tetapi sebenarnya apa yang membuat papan ini berbeda dengan whiteboard? Selengkapnya akan dibahas di bawah ini.

Perbedaan Glassboard dan Whiteboard

1. Bahan yang Digunakan

Perbedaan pertama hadir dari masalah bahan yang digunakan. Whiteboard terbuat dari papan triplek dengan pinggiran alumunium. Sedangkan papan tulis kaca, seperti namanya terbuat dari kaca jenis tertentu.

Harus diperhatikan jika tidak semua jenis kaca dapat digunakan sebagai papan tulis. Biasanya kaca yang digunakan adalah jenis kaca tempered glass yang relatif lebih kuat daripada kaca yang lainnya.

2. Tingkat Keawetan

Selanjutnya adalah masalah tingkat keawetan produk papan tulis. Secara umum tingkat keawetan produk bergantung pada lingkungan dimana ia diletakkan. Akan tetapi harus diakui jika tingkat keawetan whiteboard dan papan kaca berbeda.

Papan kaca dianggap lebih awet karena menggunakan bahan yang tidak mudah lapuk. Apalagi jika kaca yang digunakan adalah tempered glass berkualitas. Ini akan menghadirkan papan kaca yang tidak hanya tahan dari lapuk namun juga kuat.

3. Desain yang Ada

Perbedaan juga hadir dari desain whiteboard dan glassboard. Desain dari papan kaca dianggap lebih modern jika dibandingkan desain dari whiteboard. Ini karena material desain modern banyak menggunakan material kaca yang membuat papan kaca menjadi relevan dengan desain modern.

Selain itu model dari papan kaca juga lebih beragam. Bentuk dan ukurannya dapat disesuaikan dengan model dari ruangan tempat ia akan diaplikasikan. Pengguna pun tinggal memilih desain mana yang dianggap paling sesuai.

4. Kemudahan Untuk Membersihkan Papan

Selama ini whiteboard dianggap lebih mudah dibersihkan jika dibandingkan blackboard. Namun, memang harus diakui jika digunakan dalam waktu lama, maka whiteboard akan berubah warna menjadi hitam. Sisa tinta yang ada cenderung susah dibersihkan sehingga meninggalkan bekas.

Hal berbeda hadir dari papan tulis kaca. Tinta bekas tulisan akan lebih mudah dibersihkan di papan tulis kaca. Selain itu ia juga tidak meninggalkan bekas meskipun digunakan dalam waktu yang lama. Ini akan membuat tampilan papan senantiasa bersih dan enak dilihat.

5. Cara Pemasangan

Poin perbedaan lain hadir dari cara pemasangan. Untuk whiteboard biasanya digantungkan di dinding. Pengguna tinggal membuat gantungan dengan menggunakan paku atau alat lainnya, kemudian papan tulis dapat digantungkan.

Berbeda dengan papan kaca. Di sini ada gantungan tersendiri yang akan dijadikan tempat untuk papan tulis bertengger. Seringkali menyesuaikan dengan desain ruangan maupun desain papan tulis yang digunakan. Diperlukan tenaga ahli yang paham mengenai cara memasang papan tulis kaca di sini.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai perbedaan dari whiteboard dan glassboard. Mulai dari bahan sampai dengan cara pemasangan berbeda di sini. Jadi, mana yang akan digunakan nantinya?

Beragam Daftar Ukuran Pintu Dan Jendela Yang Ideal Untuk Rumah Anda

Beragam Ukuran Pintu Dan Jendela Ideal Untuk Rumah

Pintu adalah salah satu bagian dari rumah yang memiliki peran penting, dimana pintu ini adalah tempat dimana orang dapat keluar masuk sebuah gedung. Dalam memasang pintu juga tidak boleh sembarangan, dimana harus tepat letaknya dan juga harus tepat ukurannya.

Ukuran Pintu dan Jendela yang Ideal Berdasarkan Peletakannnya

Pintu di rumah terdiri dari bermacam – macam jenis, selain itu pula pintu – pintu di rumah juga memiliki ukuran idealnya masing – masing sehingga kegunaannya pun berbeda.

1. Pintu Masuk Atau Pintu Utama

Pintu masuk atau pintu utama merupakan pintu dimana orang – orang dapat keluar masuk rumah dengan mudah, pintu masuk ini juga merupakan pintu yang berfungsi untuk memasukan atau mengeluarkan barang dari rumah. Karena tugasnya yang sangat signifikan membuat pintu utama ini memiliki ukuran yang besar ketimbang pintu jenis lain. Pintu utama ini memiliki ukuran ideal yaitu 90cm × 210cm.

2. Pintu Masuk Kamar

Pintu kamar merupakan pintu dimana sang pemilik kamar dapat masuk dan keluar kamar. Karena pintu ini yang cenderung bersifat pribadi, maka pintu untuk kamar ini tudak memiliki ukuran yang sebesar pintu utama sebab biasanya diukur dari tinggi badan orang rumah. Jenis pintu untuk kamar ini biasanya memiliki ukuran 80cm × 190cm.

3. Pintu Kamar Mandi Atau Toilet

Di dalam rumah pastinya juga memiliki toilet dimana peran dari pintu kamar mandi ini adalah tempat keluar dan masuknya penghuni rumah untuk menuju kamar mandi. Fungsi dari pintu toilet ini sangat penting namun, karena tidak perlunya memasukan barang – barang yang berukuran besar maka pintu ini cenderung memiliki ukuran yang kecil, ukuran ideal untuk pintu kamar mandi ini adalah 70cm × 180cm.

4. Pintu Gudang

Hampir sama dengan pintu kamar mandi, pintu gudang ini memiliki fungsi yang banyak. Gudang juga harus memiliki ukuran yang lumayan besar, hal ini dikarenakan gudang adalah tempat untuk menyimpan barang – barang yang sudah tidak terpakai. Dalam menentukan ukuran pintu gudang yang ideal maka perlu disesuaikan dengan ukuran gudang yang ada. Gudang yang besar bisa memiliki ukuran pintu standar 150cm × 200cm, sedangkan untuk ukuran gudang yang kecil hanya diperlukan pintu sebesar 60cm × 210cm.

5. Jendela Depan Atau Jendela Utama

Jendela utama adalah jendela yang terletak di depan rumah bahkan letaknya bersebelahan dengan letak pintu utama. Jendela utama pada bagian rumah ini berfungsi agar ruang tamu memiliki pencahayaan dari luar rumah serta menjadi tempat pertukaran udara dari luar dan dari dalam. Ukuran jendela utama ini dapat disesuaikan dengan lebar tembok rumah namun memiliki tingkat resiko yang tinggi.  Oleh sebab itu, maka ukuran ideal jendela depan atau kanopi kaca yaitu sebesar 80cm × 120cm.

6. Jendela Kamar

Jendela kamar memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding dengan jendela utama. Hal ini dikarenakan jendela kamar bersifat lebih pribadi dari jendela utama. Jendela kamar ini memiliki fungsi untuk melakukan pencahayaan di dalam kamar pada siang. Maka dari itu, ukuran ideal untuk jendela kamar ini yaitu 60cm × 80cm, jauh berbeda dengan jendela lainnya namun harga kanopi kaca ini lebih terbilang murah dibanding jendela utama.

Itulah beberapa daftar ukuran puntu ideal yang dapat kamu pilih sesuai dengan selera kamu dan keluarga. Maka pilihlah pintu yang tepat sesuai dengan fungsi yang diperlukan.

Begini Caranya Menghadirkan Gedung Bisnis Yang Berkualitas

Cara Menghadirkan Gedung Bisnis Yang Berkualitas

Dalam berbisnis, tentu sangat diperlukan adanya pusat pelayanan klien. Pusat pelayanan klien saat ini dapat berbentuk website maupun gedung. Gedung menjadi pusat pelayanan yang cukup penting di mana klien bisa langsung datang serta memberikan kepercayaan akan bisnis.

Lalu bagaimana cara membedakan gedung bisnis dan gedung selain bisnis di tengah pembangunan yang semakin marak ini?

Membangun Gedung Bisnis

Membangun gedung bisnis harus disertai dengan perencanaan yang matang agar hasilnya juga maksimal sehingga klien dapat mempercayakan sepenuhnya terhadap produk atau pelayanan yang disediakan. Adapun tips membangun gedung bisnis antara lain:

Luas dan besar gedung

Luas dan besar gedung harus menjadi pertimbangan yang matang. Hal ini ditentukan bedasarkan bisnisnya, jika bisnisnya merupakan bisnis yang membutuhkan ruang maka buatlah gedung yang luas dan besar.

Identitas gedung

Identitas gedung sangat penting untuk klien membedakan gedung bisnis dan bukan juga agar tidak masuk ke dalam gedung yang salah. Identitas gedung biasanya dipajang di depan gedung menggunakan huruf timbul yang besar agar terlihat hingga jarak pandang tertentu.

Penataan gedung

Gedung bisnis harus ditata dengan baik dari mulai bagian pelayanan hingga bagian proses produksi dan pengolahan data. Hal ini berfungsi untuk mempermudah jalannya bisnis.

Tampilkan ciri khas bisnis melalui gedung

Selain menggunakan huruf timbul, menampilkan identitas bisnis juga dapat melalui gedung dengan ciri khas tertentu. Setiap bisnis pasti memiliki warna yang dominan untuk membedakan bisnisnya dengan bisnis yang lain. Warna dominan tersebut dapat dijadikan sebagai warna gedung sehingga ciri khas bisnis akan semakin terlihat.

Interior gedung

Ciptakan interior gedung yang bagus serta dapat mewakili karakter bisnis. Interior gedung harus dibuat senyaman mungkin agar karyawan maupun klien dapat menikmati pelayanan gedung. Selain mengutamakan kecantikan interior, utamakan pula interior yang sehat agar pekerjaan dapat selesai dengan lancar dan maksimal karena semua orang yang mengerjakannya tetap dalam kondisi yang baik. Menciptakan interior gedung bisnis yang sehat dapat melalui sirkulasi udara yang sehat, pencahayaan yang optimal dan kursi serta meja yang ergonomis.

Yuk Cari Tahu Ragam Jenis Pintu Aluminium Disini!

Ragam Jenis Pintu Aluminium

Pintu merupakan salah satu bagian dari suatu bangunan yang memiliki fungsi yang sangat penting. Kini fungsi pintu kerap kali dianggap tidak lebih penting dari bagian bangunan lainnya. Hal tersebut dapat dilihat dari penggunaan jenis bahan pintu yang digunakan. Mayoritas, masyarakat Indonesia menggunakan kayu sebagai bahan dasar pembuatan pintu. Namun, apakah anda mengetahui bahwa ternyata pemilihan jenis bahan pintu dapat memberikan manfaat lainnya.

Saat ini anda dapat menemukan berbagai jenis bahan yang digunakan untuk membuat pintu, mulai dari pintu berbahan kayu, PVC (Poly Vinyl Chloride), dan juga aluminium. Beragam jenis pintu tersebut tentunya memiliki kelebihan masing-masing. Namun, Jika tertarik dengan pintu yang memiliki daya tahan kuat serta dapat digunakan untuk memperindah ruangan, kami menyarankan anda menggunakan pintu berbahan aluminium.

Proses pemasangan pintu berbahan aluminium pun lebih mudah jika dibandingkan dengan pintu berbahan kayu. Pintu ini juga tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrim dan tentunya anti rayap. Selain itu pilihan jenis pintu aluminium yang disediakan pun mampu memberikan beragam manfaat lain bagi para penggunaannya. Agar anda tidak bingung dalam memilih jenis pintu yang ditawarkan, kami akan memberikan informasi mengenai ragam jenis pintu tersebut. Tanpa berlama-lama lagi mari kita bahas satu per satu.

Berbagai Jenis Pintu Aluminium

1. Expanda

Ragam Jenis Pintu Aluminium

Expanda merupakan salah satu jenis pintu berbahan aluminium yang juga dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam ruangan. Pasalnya, pintu ini dilengkapi dengan kawat nyamuk hampir di seluruh bagiannya. Bagian menariknya adalah kawat nyamuk yang digunakan bukan terbuat dari nylon melainkan berbahan aluminium. Hal ini tentunya ditujukan agar pintu ini dapat berfungsi sebagai penghalang nyamuk dalam jangka waktu yang panjang.

Selain itu, penggunaan pintu ini juga memungkinkan pemilik rumah untuk tetap dapat merasakan sirkulasi udara dari luar ke dalam rumah tanpa harus mengkhawatirkan nyamuk akan masuk dan mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan. Anda juga dapat memilih beragam warna dan model untuk memperindah tampilan ruangan.

2. Kaca

Ragam Jenis Pintu Aluminium

Jenis pintu yang satu ini maksudnya adalah pintu dengan kerangkanya menggunakan aluminium, tetapi menggunakan kaca pada bagian bodynya. Jenis pintu kaca kebanyakan digunakan di perkantoran ataupun ruko-ruko. Namun, pintu ini juga cocok dijadikan sebagai penghias ruangan bagi anda yang ingin membangun kesan simple tetapi terlihat elegan. Anda juga tidak perlu khawatir mengenai keamanannya, karena kaca yang digunakan di pintu ini merupakan tempered glass. Jadi jika kaca tersebut pecah, bagian ujung pecahan tersebut tidak tajam, sehingga dapat meminimalisir cedera yang dapat timbul karena hal tersebut. Menariknya lagi, terdapat beberapa pilihan karakteristik kaca yang dapat digunakan seperti transparan ataupun buram.

3. Panel

Ragam Jenis Pintu Aluminium

Jenis pintu panel dapat anda gunakan untuk memberikan kesan mewah, modern, dan elegan pada suatu ruangan. Jenis pintu ini dapat ditandai dengan penggunaan bahan aluminium pada keseluruhan bagian pintu. Banyaknya ragam model yang unik serta tersedianya berbagai pilihan warna, tentunya akan memudahkan anda dalam membangun tema ruangan yang diinginkan. Kami menyarankan agar anda menggunakan jenis pintu panel pada pintu masuk utama. Hal ini ditujukan agar anda dapat dengan mudah menunjukkan tampilan desain mewah dan elegan kepada setiap orang.

Ketiga jenis pintu aluminium yang disebutkan juga tersedia dengan berbagai macam pengoperasiannya, seperti sliding, folding ataupun swing. Ketersediaan beragam cara tersebut tentunya dapat menjadikan tampilan ruangan anda menjadi lebih unik. Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai ragam jenis pintu berbahan aluminium. Kami harap informasi yang ada dapat membantu anda dalam memilih jenis pintu dengan bahan aluminium dengan tepat.

5 Cara Sederhana Membedakan Kaca Tempered dengan Mengetahui Ciri-cirinya

Cara Sederhana Membedakan Kaca Tempered

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, kaca tempered menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan manusia modern yang semakin kompleks dan beragam. Tempered glass atau kaca dengan jenis tempered adalah material yang fungsi dan fisiknya sama persis seperti kaca pada umumnya, namun dari sisi kekuatan dan keamanan, material ini jauh lebih aman dan lebih kuat saat diaplikasikan.

Dikarenakan bentuk kaca biasa dan kaca dengan jenis tempered memiliki tampilan fisik yang nyaris sama persis, masalah yang muncul kemudian adalah bagaimana cara membedakan keduanya? Nah untuk hal itu, berikut penjelasan lengkapnya.

Cara Mengidentifikasi Kaca Tempered dengan Melihat Ciri-cirinya

Dalam proses produksinya, tempered glass melalui serangkaian mekanisme pembakaran yang sangat istimewa. Bahan ini dipanaskan hingga mencapai titik tertentu, kemudian didinginkan suhunya secara mendadak. Proses seperti ini yang dilakukan secara berulang-ulang yang kemudian menjadikan material kaca lebih kuat hingga 5 x lipat dari kaca biasa. Namun pada waktu bersamaan juga semakin aman untuk digunakan.

Mengapa tempered glass dikatakan sangat aman diaplikasikan dalam berbagai keperluan? Itu karena konstruksi komponen pembentuk material tempered glass mengalami perubahan yang sangat signifikan setelah mengalami serangkaian proses perubahan suhu yang drastis. Pada aplikasinya saat mengalami benturan yang sangat kuat hingga membuat ia pecah, maka tempered glass akan pecah menjadi butiran-butiran kaca yang tidak lagi membahayakan.

Hal ini tentu saja berbeda dengan material kaca biasa yang dapat pecah karena benturan yang mungkin tidak terlalu signifikan. Selain itu pada kaca biasa, pecahan juga menjadi kepingan sangat abstrak, runcing serta tajam, yang pada konsekuensinya akan sangat berbahaya bagi keselamatan. Dan untuk alasan seperti inilah kemudian, tempered glass banyak diaplikasikan pada sarana publik yang memiliki potensi benturan seperti kendaraan, tangga, atau pun partisi untuk dinding balkon.

Cara Sederhana Membedakan Kaca Tempered

Lalu bagaimana sih sebenarnya membedakan tempered glass dengan kaca pada umumnya? Berikut adalah ciri-ciri yang dapat anda temukan saat mencari perbedaannya.

  • Tempered Mark

Sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan disepakati secara luas, tempered glass haruslah memiliki semacam mark atau penanda yang jelas untuk membedakannya dengan kaca biasa dengan mudah. Umumnya penanda ini berbentuk tulisan ‘TEMPERED’ dan bersanding pada logo produsen pembuatnya. Dikarenakan ditulis menggunakan laser dalam proses pemanasan, mark ini tidak dapat dihapus.

  • Kuat dan Solid Terhadap Benturan

Tempered glass memiliki kekuatan hingga lima kali lipat kaca biasa. Semakin tebal dimensi sebuah tempered glass, maka semakin besar juga kekuatannya menahan benturan. Anda bisa merasakannya sendiri dengan memukul material ini beberapa kali kemudian membandingkannya dengan kaca biasa.

  • Pelangi Sudut 45 Derajat

Tempered glass akan memunculkan gradasi seperti pelangi saat dilihat dari sudut pandang 45 derajat. Sementara jika permukaan tempered glass ini terkena pancaran sinar matahari secara langsung, maka akan muncul garis-garis hitam yang samar pada permukaannya.

  • Menjadi Butiran Saat Pecah

Hal selanjutnya yang menjadi ciri khusus dari kaca tempered adalah material ini akan menjadi butiran saat mengalami pecah.

  • Wrapping Effect

Ciri terakhir yang membuat tempered glass berbeda adalah adanya efek nampak bengkok ketika material tempered tertimpa cahaya lurus seperti sorotan lampu senter dan sejenisnya. Hal ini disebut sebagai wrapping effect dan terjadi karena material kaca yang sangat tebal.

Nah itu adalah beberapa perbedaan kaca tempered dan kaca biasa yang dapat anda identifikasi dengan mudah. Jadi saat menemukan atau berniat membeli tempered glass, anda dapat mengenalinya melalui berbagai ciri sederhana tersebut.

 

Beragam Kekurangan Dibalik Kemewahan Kanopi Berbahan Kaca

Salah satu keunggulan kanopi kaca yang paling utama yaitu, dapat memberikan pencahayaan yang sangat terang. Selain itu dengan kanopi berbahan kaca pun akan memberikan nuansa alam di sekitar bangunan rumah kalian. Kaca itu bening, sehingga bagi yang rumahnya tingkat, seluruh aktivitas di bawah dapat terlihat dari kanopi tersebut. Namun dibalik keunggulan itu, kanopi berbahan kaca tetap memiliki beberapa kekurangan. Jadi, jika kalian merasa tertarik dengan kanopi tersebut hendaknya ketahui dahulu apa saja yang menjadi kekurangannya.

Kanopi Kaca

3 hal yang menjadi kekurangan pada kanopi berbahan kaca

Setiap orang tentunya ingin memiliki rumah dengan tampilan menarik, sehingga setiap sudut rumah akan diusahakan untuk menyematkan properti terbaik. Saat ini kanopi kaca sedang menjadi properti wajib untuk dipasang pada bagian teras ataupun taman di rumah. Tak hanya rumah perkotaan saja yang menggunakan kanopi berbahan kaca, beberapa rumah di pinggiran kota juga sudah mulai banyak yang memanfaatkan properti tersebut. Pasalnya penggunaan kanopi berbahan kaca mampu meningkatkan keindahan tampilan rumah. Jika kalian tertarik, cobalah ketahui dahulu apa saja yang menjadi kekurangan kanopi tersebut. Berikut penjelasannya:

1. Bisa mengalami pecah

Untuk kekurangan paling utama dari kanopi berbahan kaca yaitu, bisa mengalami pecah sewaktu-waktu. Akan tetapi fenomena kanopi pecah ketika terjadi benturan yang melebihi kapasitas kekuatan kacanya. Fenomena seperti itu tentu sangat membahayakan, oleh sebab itu proses penempatan dan pemasangan kanopi harus benar-benar diperhatikan. Sebelum dimulai pemasangan, ada baiknya kalian perhatikan lingkungan sekitarnya, apakah ada potensi ancaman yang dapat menyebabkan kerusakan kaca atau tidak. Jika tidak ada potensi ancaman apapun, barulah proses pemasangan dapat segera dilakukan.

2. Kanopi berbobot berat

Kanopi berbahan kaca memiliki bobot yang cukup berat, itulah yang terkadang akan menimbulkan bahaya. Terlebih jika kalian memilih kanopi yang tebal, tentu bobot kanopinya akan semakin berat. Ketika kanopinya berat maka kalian harus memikirkan bagaimana rancangan konstruksinya dengan matang. Hal inilah yang menjadi alasan, mengapa pemasangan kanopi berbahan kaca akan membutuhkan biaya yang besar. Kemudian kalian harus mencari jasa pembuatan dan pemasangan kanopi yang professional, sehingga untuk ke depannya tidak menimbulkan masalah.

3. Pemasangannya rumit

Meski kanopi kaca minimalis tampak sederhana, simple dan elegan, namun dibalik itu semua terdapat proses pemasangan yang terbilang rumit. Bahan kaca cukup mudah pecah, untuk itu harus diperlakukan secara hati-hati. Pasalnya ketika ada kesalahan sedikit saja, maka hasilnya bisa fatal dan justru menyebabkan bahaya. Terlebih jika kanopi berbahan kaca tersebut akan dipasang pada sebuah bangunan yang tinggi, pasti proses pemasangannya membutuhkan perlakukan yang khusus agar aman.

Untuk pemasangan kanopi ini memang tidak dapat dilakukan sendiri, berbeda dengan kanopi jenis lainnya. Kalian membutuhkan jasa kontruksi yang sudah berpengalaman dalam memasang kanopi. Sehingga kekuatan dari kanopi tersebut tidak diragukan dan dipastikan aman. Selain itu, kalian juga perlu memahami bagaimana cara tepat dalam memilih kanopi. Pasalnya sekarang telah beredar banyak kanopi dengan beragam jenis. Jadi, pilihlah kanopi yang berkualitas.

Ketika kalian sudah mendapatkan kanopi yang berkualitas dan pemasangannya dilakukan oleh jasa professional maka hunian akan terasa lebih nyaman. Pasalnya teras dan taman di rumah jadi lebih terang, selain itu kesan alami jadi lebih nampak. Untuk menyempurnakan keindahan kanopi kaca, kalian hanya perlu menambahkan tanaman merambat di atasnya. Sehingga kesan teduh dan segar pun akan dirasakan.